Mengenal Apa Itu Internet of Things atau IoT

Mengenal Apa Itu Internet of Things atau IoT

Mengenal Apa Itu Internet of Things atau IoT
Mengenal Apa Itu Internet of Things atau IoT
BI Intelligence, layanan riset premium Business Insider, mengharapkan akan ada lebih dari 24 miliar perangkat IoT di Bumi pada tahun 2020. Itu kira-kira empat perangkat untuk setiap manusia di planet ini.

Dan ketika kami mendekati titik itu, 6 miliar dollar  akan mengalir ke IoT Solution, termasuk pengembangan aplikasi, perangkat keras, integrasi sistem, penyimpanan data, keamanan, dan konektivitas. Tetapi itu akan menghabiskan uang dengan baik, karena investasi tersebut akan menghasilkan 13 triliun dollar pada tahun 2025.

Siapa yang akan memetik manfaat ini? Ada tiga entitas utama yang akan menggunakan ekosistem IoT: konsumen, pemerintah, dan bisnis.

Apa itu Internet of Things Atau IoT

Apa itu Internet of Things Atau IoT
Apa itu Internet of Things Atau IoT
Internet of Things, biasanya disingkat sebagai IoT, ialah sebuah sistem atau konsep yang mengacu kepada koneksi antara perangkat satu sama lain seperti perangkat komputasi, mesin mekanis dan mesin digital, benda, binatang atau bahkan manusia  yang terhubung menggunakan konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Pada dasarnya, Internet of Things atau Iot mengacu kepada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Dan seiring berkembangnya Internet of Things dalam beberapa tahun ke depan, semakin banyak perangkat akan bergabung dengan daftar itu.

Sejarah Singkat Internet of Things (IoT)

Sejarah Singkat Internet of Things (IoT)
Sejarah Singkat Internet of Things (IoT)
Ialah seorang Kevin Ashton, founder dari Auto-ID Center di MIT, yang pertama kali menggunakan istilah Internet of Thing pada presentasi yang dibuatnya untuk Procter & Gamble (P & G) pada tahun 1999 saat memperkenalkan Radio Frequency ID (RFID) untuk menarik perhatian senior manajemen Procter & Gamble (P & G).

Ashton menyebut presentasinya "Internet of Things" untuk menggabungkan tren baru yang keren pada tahun 1999: The Internet. Buku profesor dari MIT Neil Gershenfeld," When Things Start to Think " juga muncul pada tahun yang sama , tetapi tidak menggunakan istilah Internet of Things (IoT) tetapi memberi visi yang jelas tentang ke mana Internet of Things (IoT ) menuju.

Meskipun Kevin Ashton adalah orang yang pertama kali melakukan penyebutan dari internet,  tetapi gagasan tentang perangkat yang terhubung sudah ada sejak tahun 1970-an, di mana ada tertanam internet dan moniker komputasi.

Alat internet pertama, misalnya, adalah mesin Coke di Carnegie Mellon University pada awal 1980-an dimana dengan menggunakan web, programmer dapat memeriksa status mesin dan menentukan apakah akan ada minuman dingin yang tersedia di dalam mesin Coke tersebut.

IoT berevolusi  mejadi komunikasi machine-to-machine (M2M) , yang merupakan konsep dari mesin yang terhubung satu sama lain melalui jaringan tanpa adanya interaksi manusia. M2M mengacu pada menghubungkan perangkat ke cloud, mengelolanya, dan mengumpulkan data.

Membawa M2M ke level berikutnya, IoT menjadi jaringan yang menghubungkan miliaran perangkat pintar , menghubungkan orang, sistem, dan aplikasi lain untuk mengumpulkan dan berbagi data. Sebagai landasan, M2M menawarkan konektivitas yang memungkinkan IoT.

Apa perangkat dari  Internet of Things?

Setiap perangkat yang terhubung ke internet dan dapat berdiri sendiri serta dapat dimonitor atau dikendalikan dari lokasi terkecil yang dianggap sebagai perangkat IoT. Dengan chip berukuran kecil dan lebih kuat, serta hampir semua produk bisa menjadi perangkat Internet of Things.

Apa itu ekosistem Internet of Things?

Semua komponen yang memungkinkan bisnis, pemerintah, dan konsumen untuk terhubung ke perangkat IoT mereka, termasuk remote, dasbor, jaringan, gateway, analitik, penyimpanan data, dan keamanan adalah bagian dari ekosistem Internet of Things.

Industri apa saja yang terkena imbas dari Internet of Things atau IoT?

Meskipun kita mengharapkan IoT akan memengaruhi setiap industri dengan berbagai cara , ada beberapa lingkungan dalam tiga kelompok utama dari konsumen, pemerintah, dan ekosistem akan mendapatkan manfaat terbesar dari IoT. Ini termasuk:
  • Manufaktur
  • Transportasi
  • Pertahanan
  • Pertanian
  • Infrastruktur
  • Retail
  • Logistik
  • Bank
  • Minyak, Gas dan Pertambangan
  • Asuransi
  • Connected Homes & Smart Buildings
  • Food Services
  • Utiitas
  • Hospitality & Healthcare
  • Smart Cities
Jadi kesimpulannya ialah  komputer dan manusia, hampir sepenuhnya tergantung pada Internet untuk segala informasi membuat perkembangan Internet of Things semangkin cepat dan akan mempengaruhi hampir segala aspek bisnis nantinya. Sekian dulu artikel kali ini tentang Internet of Things atau IoT , masih banyak hal-hal mengenai Internet of Things yang nantinya akan saya bahas di artikel selanjutnya . Tetap Nyemplung ~

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Apa Itu Internet of Things atau IoT"

Post a Comment